Airlines Code


NO.
AIRLINES
CODE
1.
GARUDA AIRLINES
GA
2.
LION AIR
JT
3.
AIR ASIA
QZ
4.
MANDALA AIRLINES
RE
5.
BATAVIA
7P/Y6
6.
MERPATI NUSANTARA
MZ
7.
SRIWIJAYA AIR
SJ
8.
JATAYU AIRLINES
IJ
9.
STAR AIRLINES
SH
10.
PELANGI AIRLINES
9P
11.
KARTIKA AIRLINES
3Y
12.
RIAU AIRLINES
AL
13.
MALAYSIA AIRLINES
MH
14.
SINGAPORE AIRLINES
SQ
15.
SILK AIR
MI
16.
KOREA AIRLINES
KE
17.
CHINA AIRLINES
CI
18.
KUWAIT AIRLINES
KU
19.
BURAX AIRLINES
BQ
20.
AIR VIETNAM
FM
21.
AIR NEW ZEALAND
MZ
22.
MASTIK AIRLINES
DM
23.
BIRMA BANGLADESH
BG
24.
TRANS AIRLINES
TW
25.
SAUDI ARABIA
SV
26.
AMERICAN AIRLINES
AA
27.
AIR FRANCE
AF
28.
AIR INDIA
HI
29.
BRITISH AIRWAYS
BS
30.
AIR CHINA
CA
31.
CONTINENTAL
CU
32.
CATHAY PASIFIC
CX
33.
JAPAN AIR SYSTEM
JB
34.
JAPAN AIRLINES
JL
35.
QANTAS AIRWAYS
QF
36.
THAI AIRWAYS
T6
37.
DEUSTCHE LUFTHANSA
LE
38.
SANDINAVIA AIR SYSTEM
SC
39.
SWISS AIR
SR
40.
DELTA AIRLINES
DL
41.
SRILANKA AIRLINES
UL
42.
ROYAL BRUNEI
BI
43.
PAKISTAN INTERNATIONAL AIRLINES
PK
44.
FEDERAL EXPRESS
FX
45.
GULF AIR
GF

Air Craft Code

NO.
CODE
AIRCRAFT
1.
AB3
AIRBUS
2.
310
AIRBUS
3.
320
AIRBUS
4.
330
AIRBUS
5.
340
AIRBUS
6.
AB6
AIRBUS
7.
727
BOEING
8.
737
BOEING
9.
733
BOEING
10.
734
BOEING
11.
747
BOEING
12.
777
BOEING
13.
F50
FOKKER 50
14
F100
FOKKER 10

Proses Dokumen Kasasi Domestik

1. Pengertian Tiket
    Tiket adalah suatu kontrak pengangkutan atau contract carriage antara
    perusahaan penerbangan dan penumpang, serta suatu tanda terima (kuintansi
    dan invoice) dari perusahaan penerbangan kepada penumpang atas sejumlah
    uang yang dibayarkan.
    Pengertian tiket menurut UU RI No. 1 Tahun 2009 
    Tiket adalah dokumen berbentuk cetak, melalui proses elektronik, atau bentuk
    lainnya, yang merupakan salah satu alat bukti adanya perjanjian angkutan udara
    antara penumpang dan pengangkut dan hak penumpang untuk menggunakan
    pesawat udara atau diangkut dengan pesawat udara.
    Pengertian tiket menurut Rahmat Darsono dalam bukunya, Tarif dan
    Dokumen Kasasi Tahun 2004 
    Tiket adalah salah satu dokumen perjalanan yang dikeluarkan oleh maskapai
    penerbangan dan merupakan kontrak tertulis suatu pihak yang berisikan ketentuan
    yang harus dipatuhi oleh penumpang selama memakai jasa perjalanan dengan
    masa periode tertentu.
2. Komponen Utama Tiket
    ·        Client
         Ialah orang yang membayar sejumlah uang untuk memperoleh pelayanan.
    ·        Airlines
         Ialah suatu perusahaan penerbangan yang memberikan pelayanan kepada
         penumpang.
    ·        Contract
         Ialah kesepakatan dua belah pihak, baik penumpang dan pihak airlines untuk
         menerima dan member hak dan kewajiban.
    ·        Payment
         Ialah sejumlah uang yang dikeluarkan oleh penumpang kepada airlines.
    ·        Service
         Ialah pelayanan yang diberikan oleh perusahaan penerbangan kepada
         penumpang yang melakukan perjalanan.
3. Fungsi Tiket Penerbangan
    ·         Sebagai dokumen perjalanan.
    ·         Sebagai bukti pembayaran.
    ·         Sebagai bukti untuk mendapatkan fasilitas atau jasa.
4. Jenis-Jenis Tiket Penerbangan
    ·         Menurut Wilayah Operasi
          -          Domestic Flight Ticket
          -          International Flight Ticket
    ·         Menurut Kelas Layanan
          -          First Class Ticket
          -          Business Class Ticket
          -          Economy Class Ticket
    ·         Menurut Harga Tiket
          -          Normal Fare Ticket
          -          Special Fare Ticket
    ·         Menurut Sifat Penggunaan Tiket
          -          Conjunction Ticket
          -          Non Conjunction Tiket
    ·         Menurut Cara Penerbitan
          -          Paper ticket (manual ticket dan automatic ticket)
          -          E-ticket
    ·         Menurut Status Reservasi
          -          Confirm (OK)
          -          Waiting List (WL)
          -          Requested (RQ)
          -          Opendate (OD)
    ·         Menurut Kupon Penerbangan
          -          One Flight Coupon
          -          Two Flight Coupon
    ·         Menurut Rute/Tujuan Perjalanan
          -          One Way (OW)
          -          Return

Di Batik Air, Penumpang Bisa Menelepon

Lion Air Group, maskapai penerbangan yang selama ini bermain di low cost carrier, akan mencoba peruntungannya di kelas full service. Lion meluncurkan Batik Air tepat di ulang tahunnya yang ke-12.
"Direncanakan, mulai Maret 2013 beroperasi," kata Presiden Direktur Lion Air, Rusdi Kirana di acara ulang tahun Lion di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2012.
Untuk membuka unit usaha ini, kata Rusdi, perusahaannya mengeluarkan dana cukup banyak, ratusan miliar dolar Amerika Serikat. "Ini karena pesawatnya akan didesain dengan mewah," ujarnya
Desain mewah tersebut, kata Rusdi, dengan menambahkan Wi-Fi dan monitor TV di masing-masing tempat duduk. "Juga bisa menggunakan telepon sendiri di udara," ujar dia.
Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait menambahkan, Batik Air juga akan memodifikasi tempat duduk. Nantinya hanya akan ada 190 unit kursi penumpang, sehingga akan membuat penumpang lebih leluasa
Edward mengatakan maskapai ini berencana lebih menggarap pasar regional. "60 persen domestik, 40 persen regional seperti ke Australia," kata Edward. Selain itu, Batik Air juga akan terbang ke wilayah yang belum dijangkau oleh penerbangan nasional lainnya. "Contohnya India, kan belum ada yang ke sana," kata dia
Nantinya, kata Rusdi, Batik Air akan mencoba menggunakan Medan sebagai hubungan untuk Asia Barat menuju ASEAN. Sementara Manado digunakan sebagai hubungan untuk Asia Timur menuju Indonesia.

Sumber : Tempo.co from www.yahoo.co.id